itahpost.com, BARITO TIMUR – Perguruan Kuntau Putra Putri Condo yang berada di bawah naungan Itah Uluh Bakumpai (IUB) Kabupaten Barito Timur (Bartim) tampil perdana pada acara pernikahan warga di Desa Magantis, Jumat (16/7/2026). Penampilan seni bela diri tradisional tersebut berhasil menarik perhatian puluhan warga yang memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan atraksi Kuntau Lawang Sekepeng yang dibawakan para putra dan putri binaan perguruan.
Penampilan perdana ini menjadi salah satu sajian budaya yang memeriahkan rangkaian acara pernikahan. Atraksi Kuntau Lawang Sekepeng atau Lawang Sakepeng yang ditampilkan para pesilat muda mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir.
Perguruan Kuntau Putra Putri Condo tersebut dilatih langsung oleh H. Lisman Hakim. Melalui pembinaan yang dilakukan, para peserta tidak hanya diajarkan teknik bela diri tradisional, tetapi juga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi warisan masyarakat Bakumpai.
Ketua DPD IUB Kabupaten Barito Timur, H. Anwar Hasani, menyampaikan apresiasi atas penampilan perdana perguruan tersebut di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian budaya daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.
“Kami sangat mengapresiasi penampilan perdana Perguruan Kuntau Putra Putri Condo di Desa Magantis. Ini bukan hanya pertunjukan seni bela diri, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya leluhur Bakumpai yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mempelajari kuntau sebagai identitas budaya daerah,” ujar H. Anwar Hasani.
Ia menambahkan, IUB Barito Timur akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian adat, seni, dan budaya lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat jati diri masyarakat di tengah perkembangan zaman.
Kehadiran Perguruan Kuntau Putra Putri Condo dalam kegiatan masyarakat diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan kembali warisan budaya tradisional kepada khalayak yang lebih luas, sekaligus mempererat hubungan sosial melalui kegiatan budaya yang positif.






