itahpost.com, BARITO TIMUR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Itah Uluh Bakumpai (IUB) Kabupaten Barito Timur (Bartim) bersama Perguruan Kuntau Putra Condo (PKPC) menggelar latihan bersama kuntau di Desa Magantis RT 02, Jumat (19/06/2026) malam. Kegiatan yang diikuti anggota IUB dan PKPC tersebut bertujuan memperkuat silaturahmi sekaligus melestarikan seni bela diri tradisional yang menjadi bagian dari warisan budaya Suku Dayak Bakumpai.
Latihan bersama berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta mendapatkan pembinaan langsung dari Ketua Perguruan Kuntau Putra Condo, H. Lisman Hakim, yang bertindak sebagai pelatih dalam kegiatan tersebut.
Selain menjadi sarana meningkatkan kemampuan teknik bela diri tradisional, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal dan memahami nilai-nilai budaya yang terkandung dalam seni kuntau.
H. Lisman Hakim menyampaikan bahwa kuntau bukan hanya sekadar seni bela diri, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Dayak Bakumpai. Karena itu, pelestarian dan pengembangannya perlu terus dilakukan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Usai kegiatan, Ketua DPD IUB Bartim, H. Anwar Hasani menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti latihan bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga eksistensi budaya lokal sekaligus mempererat hubungan antaranggota organisasi dan perguruan.
“Latihan bersama ini bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan dalam seni kuntau, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan serta menanamkan rasa bangga terhadap budaya leluhur yang kita miliki. Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Dayak Bakumpai agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa DPD IUB Bartim akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Dayak Bakumpai. Menurutnya, budaya merupakan identitas yang harus dijaga bersama sebagai bagian dari kekayaan bangsa.
“Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak generasi muda. Dengan demikian, seni kuntau tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga berkembang menjadi kebanggaan masyarakat Dayak Bakumpai dan Kabupaten Bartim secara umum,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPD IUB Bartim dan PKPC berharap semangat pelestarian budaya terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung dalam seni kuntau dapat terus diwariskan dari generasi ke generasi.






