Yonif TP 924/UMS Bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar, Relawan, dan Warga Padamkan Karhutla di Desa Sumur

itahpost.com, BARITO TIMUR – Sebanyak 20 personel Yonif TP 924/Uria Mapas (UMS) bersama unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, relawan, dan warga bergerak cepat membantu proses pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Sumur pada Jumat sekitar pukul 17.00 WIB. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas setelah kobaran api membesar dan menghanguskan lahan seluas sekitar 5,6 hektare.

Keterlibatan personel Yonif TP 924/UMS merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap masyarakat dan lingkungan. Setibanya di lokasi, prajurit langsung bergabung dengan unsur terkait untuk melakukan pemadaman guna menekan penyebaran api dan meminimalkan dampak kebakaran.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan Serda Junaedi, Bintara Penerangan Yonif TP 924/UMS, kondisi kebakaran saat tim tiba di lokasi sudah cukup besar dan terus meluas. Proses pemadaman menghadapi kendala karena sumber air berada cukup jauh dari lokasi sehingga mobil pemadam harus menempuh jarak yang relatif jauh untuk mengisi ulang air.

“Kami semua kerja sama dengan baik,” ujar Serda Junaedi mengenai koordinasi antara TNI, Polri, BPBD, Damkar, relawan, dan warga selama proses penanganan kebakaran. Jum’at (31/07/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menggunakan mobil pemadam kebakaran sebagai sarana utama untuk menjinakkan api. Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.

Serda Junaedi menyampaikan, berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas seorang warga yang membakar lahan untuk dijadikan area perkebunan. Hingga kini, informasi tersebut masih bersifat sementara.

Akibat kejadian tersebut, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5,6 hektare. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Setelah api berhasil dipadamkan, personel gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang masih menyala, sekaligus memutus jalur yang berpotensi memicu kebakaran susulan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali menyebar.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran Yonif TP 924/UMS di tengah masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan, termasuk penanganan kebakaran lahan yang berpotensi mengancam keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Pos terkait