Antrean BPJS Mengular di MPP Palembang, Warga Menunggu Berjam-jam Akibat Minimnya Petugas

itahpost.com, PALEMBANG – Pelayanan BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Palembang yang berlokasi di Gedung Dekranasda Jakabaring menjadi sorotan warga setelah terjadi antrean panjang sejak pagi hari pada Selasa (07/04/2026). Kondisi tersebut dipicu oleh minimnya jumlah petugas pelayanan, bahkan hanya satu staf yang melayani ratusan pemohon setiap hari, sehingga proses administrasi berjalan lamban dan membuat masyarakat harus menunggu berjam-jam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area loket pelayanan BPJS Kesehatan telah dipadati warga sejak pagi. Banyak pemohon datang dengan harapan mendapatkan pelayanan cepat, namun kenyataannya antrean bergerak sangat lambat karena keterbatasan sumber daya manusia di meja pelayanan.

Bacaan Lainnya

Petugas keamanan MPP Palembang, Oentari, mengungkapkan kondisi tersebut telah berlangsung sejak berakhirnya libur Lebaran dan belum menunjukkan perbaikan hingga saat ini.

“Sejak usai libur Lebaran hingga hari ini, hanya ada satu petugas yang melayani urusan BPJS Kesehatan. Padahal, volume masyarakat yang datang bisa mencapai 300 orang per hari,” ungkap Oentari saat ditemui di lokasi.

Kondisi tersebut juga dikeluhkan warga yang mengantre. Salah satunya Indri, yang mengaku harus menunggu lebih dari tiga jam hanya untuk satu keperluan administrasi.

“Saya tiba jam 11 siang. Saat ini nomor antrean saya 72, sementara yang dilayani baru sampai nomor 56. Artinya, saya harus menunggu lebih dari 3 jam hanya untuk satu urusan,” keluhnya.

Menurut warga, ketimpangan antara jumlah pemohon dengan ketersediaan petugas pelayanan dinilai sangat mencolok dan berdampak langsung pada kenyamanan masyarakat yang membutuhkan layanan jaminan kesehatan.

Lonjakan jumlah pemohon juga disebut dipengaruhi arus balik pasca-libur panjang Lebaran. Selain itu, tingginya kebutuhan warga untuk mengurus perpindahan status kepesertaan dari Kartu Indonesia Sehat (KIS) ke BPJS Kesehatan Mandiri turut memperparah kepadatan antrean di loket pelayanan.

Situasi di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) MPP Palembang tersebut dinilai warga sudah tidak proporsional karena ratusan pemohon dengan kebutuhan administrasi mendesak hanya dilayani oleh satu petugas.

Warga pun mendesak pihak BPJS Kesehatan maupun pengelola MPP Palembang untuk segera menambah personel pelayanan secara signifikan serta melakukan evaluasi sistem manajemen antrean, khususnya pasca-libur panjang, agar pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif.

Langkah cepat dari pihak terkait sangat diharapkan masyarakat agar pelayanan administrasi BPJS Kesehatan kembali normal dan hak warga untuk memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dapat terpenuhi tanpa harus menunggu dalam antrean panjang berjam-jam.

Pos terkait