itahpost.com, TABALONG — DPC dan DPP Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (FSP KEP) mengecam dugaan penghalangan penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan petugas keamanan A5—penyedia jasa pengamanan di lingkungan PT Adaro Indonesia—pada aksi buruh di jalan umum Desa Bajut menuju Desa Pulau Kuu, Rabu (26/11/2025). Insiden ini dinilai sebagai pelanggaran terhadap hak konstitusional warga dan ketentuan hukum mengenai kebebasan berserikat. Pernyataan sikap resmi disampaikan pada Jumat (29/11/2025).
Ketua DPC FSP KEP Tabalong, Syahrul S., menyebut tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena terjadi di jalan negara yang bukan merupakan aset maupun kewenangan PT Adaro Indonesia atau pihak keamanan A5 untuk membatasi aktivitas publik.
“Tindakan Security A5 jelas tidak dapat ditoleransi. Kami sudah melayangkan surat pemberitahuan resmi kepada Kapolres Tabalong melalui Surat Nomor 177/DPC/FSP-KEP/TBG/XI/2025, dengan tembusan kepada PT Adaro Indonesia dan PT Saptaindra Sejati. Semua prosedur telah kami penuhi,” tegas Syahrul.
Ia menegaskan, hak menyampaikan pendapat adalah hak dasar warga negara yang dijamin undang-undang, dan kegiatan serikat pekerja dilindungi regulasi nasional.
Pelanggaran UU Serikat Pekerja
Syahrul menjelaskan bahwa tindakan menghalangi kegiatan serikat pekerja bertentangan dengan UU Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.
“Pasal 28 melarang siapa pun menghalangi kegiatan serikat pekerja. Sanksinya diatur dalam Pasal 43 ayat (1) dan (2), yang mengkategorikan perbuatan tersebut sebagai tindak pidana kejahatan. Ini juga merupakan pelanggaran prinsip-prinsip HAM,” ujarnya.
FSP KEP Akan Tempuh Jalur Hukum hingga ke ILO
DPC dan DPP FSP KEP menegaskan akan menempuh jalur hukum nasional maupun internasional.
“Kami akan melaporkan insiden ini kepada aparat penegak hukum, Komnas HAM, dan International Labour Organisation (ILO). Organisasi tidak akan berdiam diri ketika hak-hak serikat pekerja dilanggar,” kata Syahrul.
Sahat Butar Butar, S.H., Pengurus DPP FSP KEP yang hadir langsung saat kejadian, menegaskan kesiapan langkah-langkah organisasi.
“Langkah-langkah organisasi sudah disiapkan. Kita lihat proses berikutnya,” ujarnya.
Pewarta: Iswandi








