PKB Kalteng Gelar Tasyakuran atas Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk Gus Dur dan Syaikhona Muhammad Kholil

itahpost.com, Kapuas — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Kalimantan Tengah menggelar tasyakuran dan doa bersama atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada ulama besar Syaikhona Muhammad Kholil dan Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Kegiatan ini berlangsung di Majelis Pencinta Rasul Kabupaten Kapuas, Jumat (14/11) malam.

Ketua DPW PKB Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya, menyampaikan bahwa gelar Pahlawan Nasional yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepada kedua tokoh tersebut sangat layak, mengingat kontribusi besar mereka bagi bangsa dan negara.

Bacaan Lainnya

“Gus Dur simbol pluralisme dan kemanusiaan, sedangkan Syaikhona Muhammad Kholil adalah guru bangsa. Gelar Pahlawan Nasional ini sangat pantas diberikan kepada mereka,” tegas Habib Ismail.

Syaikhona Muhammad Kholil, Ulama Besar dan Guru Para Pendiri NU

Habib Ismail menjelaskan bahwa Syaikhona Muhammad Kholil merupakan sosok ulama yang sangat dihormati dan menjadi guru bagi banyak tokoh besar, termasuk para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan sejumlah tokoh Muhammadiyah. Peran beliau dalam pendidikan Islam dan pembinaan santri menjadi salah satu fondasi penting perkembangan keilmuan dan keagamaan di Nusantara.

Gus Dur, Simbol Pluralisme dan Demokrasi

Sementara itu, Gus Dur dinilainya sebagai figur bangsa yang konsisten mengedepankan nilai-nilai toleransi, kemanusiaan, dan demokrasi. Habib Ismail menegaskan bahwa kiprah Gus Dur dalam menjaga keutuhan bangsa serta membangun ruang dialog lintas agama menjadikannya teladan bagi generasi Indonesia.

“Kiprah Gus Dur dalam menjaga persatuan bangsa dan menegakkan nilai kemanusiaan menjadikannya teladan bagi banyak generasi,” ujarnya.

Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Habib Ismail juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menetapkan kedua tokoh tersebut sebagai Pahlawan Nasional. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan perhatian Presiden terhadap sejarah perjuangan para ulama dan tokoh nasional.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo. Beliau memiliki perhatian yang luas. Kami ucapkan terima kasih atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Gus Dur dan Syaikhona Muhammad Kholil,” tutup Wakil Gubernur Kalteng periode 2016–2021 itu.

Pos terkait